Di Penghujung semester V terjadi pemberontakan yang digawangi Perdana Menteri Bidam_gau yang hanya ingin mencari sensasi. Kudeta ini dilakukannya untuk merebut tahta istana yang tengah dipimpin oleh Yang Mulia Ratu Ery Setiawati. Pemberontakan ini didukung oleh para Hwarang dan Bangsawan Tingkat Rendah yang bersedia mati baginya. Diantaranya ada Hwarang Ramadebeye, Bangsawan Fluogisugiton dan Bangsawan Kazzuya.
Berkat kudeta yang dilakukannya Perdana Menteri Bidam_gau berhasil merebut tahta dan memimpin semester VI ini. Kemudian ia mengangkat 9 Bangsawan utama untuk membantu memuluskan targetnya sebagai pemimpin. Ketika ia teringat akan Wali Songo maka ia menamai sembilan bangsawan ini dengan sebutan Bangsawan Songo. Namun uniknya ia tetap membiarkan gelar yang mulia melekat pada Yang Mulia Ratu Ery. Ia menganggap Ery masih memiliki pengaruh yang cukup besar karena terbukti Perdana Menteri Bidam_gau adalah pengemplang pajak negara sehingga terjadi kekacauan yang diperkirakan berdampak sistemik.
Semua warga sweet 7′vis berharap pemerintahan ini lebih baik dan berharap berjalan buruk seburuk dan seresem rambut pemimpinnya.







Komentar Pengunjung